
Massa Buruh Demo di Patung Kuda Untuk Revisi UMP DKI 2026
Massa Buruh Demo di Patung Kuda Untuk Revisi UMP DKI 2026. Ratusan buruh dari berbagai serikat pekerja menggelar demonstrasi besar di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, pada Rabu pagi, 8 Januari 2026. Aksi ini menuntut revisi Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026 yang baru saja ditetapkan sebesar Rp5.729.876. Massa yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh menilai kenaikan 6,17 persen itu terlalu kecil dan tidak mencerminkan kebutuhan hidup layak (KHL) di ibu kota. Demo berlangsung damai tapi tegas, dengan orasi dan spanduk tuntutan revisi UMP menjadi 100 persen KHL. Aksi ini jadi puncak kekecewaan buruh setelah proses penetapan yang mereka anggap tidak melibatkan aspirasi pekerja secara adil. BERITA VOLI
Kronologi Demo dan Tuntutan Utama: Massa Buruh Demo di Patung Kuda Untuk Revisi UMP DKI 2026
Demo dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan massa berkumpul di Patung Kuda sebelum bergerak ke arah Balai Kota. Mereka membawa spanduk bertuliskan “Revisi UMP 2026” dan “Hidup Layak untuk Buruh Jakarta”. Orasi bergantian disampaikan perwakilan KSPI, yang menyoroti bahwa UMP baru hanya naik sekitar Rp333 ribu dari tahun sebelumnya, padahal biaya hidup di Jakarta terus melonjak, terutama transportasi, makanan, dan sewa tempat tinggal.
Tuntutan utama adalah revisi formula alfa menjadi 1,0 agar UMP mencapai sekitar Rp5,88 juta, sesuai hitungan KHL penuh. Massa juga menolak narasi “kesepakatan tripartit” karena perwakilan buruh merasa suara mereka tidak benar-benar didengar di Dewan Pengupahan. Aksi berlangsung hingga sore dengan pengawalan ketat polisi, tanpa ada bentrokan signifikan. Beberapa jalur di sekitar Monas sempat dialihkan untuk kelancaran demonstrasi.
Respons Pemerintah dan Pengusaha: Massa Buruh Demo di Patung Kuda Untuk Revisi UMP DKI 2026
Pemprov DKI melalui Gubernur Pramono Anung tetap pada keputusan UMP Rp5.729.876, yang diklaim sudah melalui musyawarah panjang sesuai regulasi PP 49/2025. Mereka menyebut kenaikan ini seimbang antara daya beli pekerja dan kelangsungan usaha, terutama UMKM. Pihak pengusaha melalui asosiasi mendukung angka tersebut, khawatir kenaikan lebih tinggi bisa memicu PHK atau relokasi bisnis ke daerah lain.
Namun, buruh menilai ini sebagai ketidakadilan karena inflasi dan pertumbuhan ekonomi Jakarta lebih tinggi dari rata-rata nasional. Beberapa pejabat daerah menyatakan kesiapan dialog lanjutan, tapi belum ada sinyal revisi resmi. Aksi hari ini jadi tekanan publik agar pemerintah membuka ruang negosiasi ulang sebelum UMP diberlakukan Februari mendatang.
Dampak dan Prospek Ke Depan
Demo ini berdampak pada kemacetan di pusat kota, meski polisi sudah siapkan rekayasa lalu lintas. Lebih luas, aksi buruh menyoroti isu ketimpangan upah di Jakarta, di mana biaya hidup tinggi tapi kenaikan UMP sering di bawah ekspektasi. Jika tuntutan tidak ditanggapi, risiko aksi lanjutan atau mogok kerja bisa muncul, mengganggu sektor industri dan jasa.
Ke depan, prospek revisi tergantung respons gubernur dan dewan pengupahan. Beberapa pengamat melihat kemungkinan penyesuaian melalui UMK sektoral atau bantuan sosial tambahan untuk meringankan beban buruh. Aksi ini juga jadi pengingat bahwa dialog tripartit perlu lebih inklusif agar keputusan upah benar-benar mewakili semua pihak.
Kesimpulan
Demonstrasi buruh di Patung Kuda untuk revisi UMP DKI 2026 mencerminkan aspirasi pekerja akan upah yang lebih layak di tengah biaya hidup mahal. Meski berlangsung damai, aksi ini tegas menolak kenaikan yang dianggap minim. Pemerintah diharapkan tanggap dengan membuka dialog lebih luas, agar konflik tidak berlarut dan kesejahteraan buruh terjamin. UMP bukan sekadar angka, tapi cerminan keadilan bagi jutaan pekerja Jakarta. Harapannya, penyelesaian bijak bisa dicapai tanpa mengorbankan stabilitas ekonomi daerah.
You may also like

Trump Berikan Jari Tengah Usai Diteriaki “Pelindung Pedofil”

Kyiv Ditutup Kegelapan Usai Laringan Listrik Rusia Dirusak

Leave a Reply