Skip to content

Menu

  • Sample Page

Archives

  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025

Calendar

March 2026
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Feb    

Categories

  • Uncategorized

Copyright Avodahfamilycoaching Tempat Berita Terlengkap dan Terbaru 2026 | Theme by ThemeinProgress | Proudly powered by WordPress

Avodahfamilycoaching Tempat Berita Terlengkap dan Terbaru
  • Sample Page
You are here :
  • Home
  • Uncategorized
  • Longsor Cisarua Tewaskan Marinir
Longsor Cisarua Tewaskan Marinir
Written by adminJanuary 29, 2026

Longsor Cisarua Tewaskan Marinir

Uncategorized Article

Longsor Cisarua Tewaskan Marinir. Longsor besar melanda kawasan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada 27 Januari 2026 dini hari pukul 02.15 WIB. Bencana ini menewaskan empat prajurit Korps Marinir TNI AL yang sedang melaksanakan tugas pengamanan dan patroli di wilayah tersebut. Keempat korban merupakan anggota Satuan Marinir Pertahanan Pangkalan (Sattis) Marinir Cilandak yang sedang melakukan patroli rutin di lereng Gunung Pancar. Longsor yang dipicu hujan lebat selama tiga hari berturut-turut juga menewaskan satu warga sipil dan melukai enam orang lainnya. BPBD Kabupaten Bogor langsung menetapkan status tanggap darurat, sementara evakuasi korban dan pencarian masih berlangsung hingga pagi ini. REVIEW FILM

Kronologi dan Penyebab Longsor: Longsor Cisarua Tewaskan Marinir

Longsor terjadi di lereng Gunung Pancar, tepatnya di Kampung Cikaret, Desa Cisarua, Kecamatan Cisarua. Material tanah dan batu bergerak sepanjang 300 meter dengan lebar 50 meter dan tebal hingga 5 meter. Keempat prajurit Marinir yang sedang berada di pos pengamatan sementara tertimbun bersama satu warga sipil yang kebetulan lewat di lokasi. Tim SAR gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia setelah operasi evakuasi selama hampir empat jam. Penyebab utama adalah hujan ekstrem dengan intensitas 120–180 mm per hari sejak 24 Januari, ditambah kondisi tanah yang sudah jenuh air. Lereng Gunung Pancar termasuk zona rawan longsor tinggi karena kemiringan 40–60 derajat dan banyaknya tebing terjal. BMKG mencatat curah hujan di wilayah Puncak-Cisarua mencapai 450 mm dalam 72 jam terakhir—jauh melebihi normal Januari. Angin kencang juga mempercepat longsor dengan mendorong air hujan ke lereng.

Dampak dan Kondisi Terkini: Longsor Cisarua Tewaskan Marinir

Selain korban jiwa, longsor menutup akses Jalan Raya Puncak-Cisarua di dua titik utama, membuat lalu lintas dari Bogor ke Puncak lumpuh total. Beberapa rumah warga di sekitar lokasi rusak ringan akibat getaran dan material longsor. Listrik padam di radius 2 km dari lokasi karena tiang PLN roboh tertimpa tanah. Jaringan telepon dan internet juga terganggu di sebagian besar Desa Cisarua. Hingga pagi 28 Januari, tim SAR gabungan TNI AL, TNI AD, Basarnas, BPBD, dan relawan masih melakukan pencarian terhadap kemungkinan korban lain. Evakuasi warga di zona bahaya sudah selesai, dengan 120 jiwa mengungsi ke balai desa dan masjid terdekat. Cuaca masih berawan tebal dengan potensi hujan sedang hingga lebat, sehingga risiko longsor susulan tetap tinggi.

Respons Pemerintah dan Upaya Penanganan

Presiden Prabowo Subianto langsung memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk mendampingi proses evakuasi dan penanganan. TNI AL mengirimkan tim khusus dari Korps Marinir untuk membantu pencarian dan evakuasi. Gubernur Jawa Barat menyatakan status tanggap darurat bencana di Kabupaten Bogor dan memerintahkan percepatan pembukaan akses jalan serta distribusi logistik. BNPB mengerahkan helikopter dan alat berat untuk membersihkan material longsor. Bantuan logistik berupa makanan siap saji, air minum, selimut, obat-obatan, dan tenda darurat sudah mulai disalurkan. BMKG memperpanjang status siaga hingga 30 Januari dan meminta masyarakat menghindari lereng curam serta sungai yang masih meluap. Rekomendasi utama: pantau prakiraan cuaca setiap jam, siapkan tas darurat, dan hindari aktivitas di daerah rawan longsor.

Kesimpulan

Longsor di Cisarua pada 27 Januari 2026 menewaskan empat prajurit Marinir dan satu warga sipil, menambah daftar korban bencana alam di Jawa Barat yang dipicu hujan ekstrem. Dampaknya tidak hanya korban jiwa, tapi juga isolasi akses dan kerusakan infrastruktur yang cukup signifikan. Respons cepat dari TNI, BPBD, dan pemerintah daerah sudah terlihat, namun cuaca yang masih buruk membuat upaya pemulihan menghadapi tantangan besar. Warga di sekitar lereng Gunung Pancar dan wilayah rawan diminta tetap waspada dan mengikuti arahan resmi. Semoga tidak ada korban tambahan dan akses segera terbuka kembali. Kesiapsiagaan dan solidaritas menjadi kunci menghadapi musim hujan yang ekstrem tahun ini. Tetap aman dan saling bantu!

BACA SELENGKAPNYA DI…

You may also like

Inovasi Teknologi Hijau Kini Menjadi Tren Utama Industri

Inovasi Teknologi Hijau Kini Menjadi Tren Utama Industri

March 1, 2026
Tarif Sewa Pod Kerja 2026 Dan Pilihan Paket Durasi

Tarif Sewa Pod Kerja 2026 Dan Pilihan Paket Durasi

February 28, 2026
Berita Terkini Hari Ini Update Isu Nasional Paling Hot

Berita Terkini Hari Ini Update Isu Nasional Paling Hot

February 27, 2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Archives

  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025

Calendar

March 2026
M T W T F S S
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
« Feb    

Categories

  • Uncategorized

Archives

  • March 2026
  • February 2026
  • January 2026
  • December 2025

Categories

  • Uncategorized

Copyright Avodahfamilycoaching Tempat Berita Terlengkap dan Terbaru 2026 | Theme by ThemeinProgress | Proudly powered by WordPress